Minggu, 14 Oktober 2012

MAKANAN KHAS KOTA SEMARANG

Makanan Khas Semarang
 Berjalan-jalan di kota semarang, rasanya seperti kembali ke masa lalu. Begitu historisnya kota ini, sampai ke sudut-sudut kota, masih terasa hangatnya suasana tempo doeloe yang kental. Nampak di beberapa bagian, bangunan dari peninggalan Belanda dulu masih bertengger rapi melengkapi landscape kota. Sambil berjalan-jalan sore dikota Semarang yang hangat ini, asyiknya mencoba beragam kuliner khas semarang, apa saja sih?

Bandeng Presto
Bandeng Presto ini adalah masakan paling khas dan terkenal dari kota Semarang. Bahan dasarnya, tentu saja ikan bandeng, dimasak panci dengan panas dan tekanan tinggi atau biasa disebut presto. Saat ini, sudah ada panci khusus presto. Ciri khas dari bandeng presto duri ikan bandeng yang lunak hingga mudah dan enak untuk dimakan. Duri pada ikan, diketahui mengandung gizi yang tinggi, kalsium juga omega yang memperkuat kinerja otak.
Selain bandeng presto, di sentra-sentra penjualan bandeng presto yang banyak tersebar di kota Semarang, disediakan juga menu bandeng, yang dimasak dengan cara berbedam seperti banding dipepes, otak-otak, dipanggang ataupun digoreng kremes. Untuk banding presto biasa dan dilengkapi sambal. Bandeng presto sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh, karena ketahanannya disimpan dalam lemari pendingin untuk waktu yang cukup lama. Bila Anda berkesempatan jalan-jalan di Semarang, cobalah ke pusat jajanan tradisional di sepanjang jalan Pandanaran untuk memborong bandeng presto yang gurih.
Lumpia 
Siapa yang tidak kenal lumpia? Jajanan yang terbuat dari lembaran tepung terigu berisi rebung (bamboo muda) ini merupakan trademark kuliner Semarang. Silahkan menyambangi kios-kios sentra lumpia di sepanjang Jalan Pandanaran, Jl.Pemuda di depan Pasar raya Sri Ratu atau sepanjang jalan MT.Haryono.
Untuk dapat mencoba berbagai pilihan lumpia kegemaran Anda,  ada lumpia yang disajikan dengan digoreng juga yang tanpa digoreng.  Atau, untuk isi, Anda dapat memilih selain rebung ada daging ayam atau sapi yang dirajang kecil-kecil. Lumpia sangat cocok sebagai teman teh sembari bercengkerama di sore hari.

Wingko Babat
Makanan yang terbuat dari kelapa dan beras ketan ini, awalnya berasal dari Babat, Jawa Timur. Namun, seiring waktu, justru menjadi jajanan khas andalan Semarang. Awalnya, jajanan berbentuk bulat ini, hanya memiliki satu rasa saja, kelapa. Tapi, karena banyaknya permintaan pasar, maka inovasi rasa diciptakan. Kini Anda dapat menikmati variant rasa wingko babat seperti coklat, durian, nangka dan lain-lain dari toko jajanan di jalan Pandanaran, Stasiun Tawang, Stasiun Poncol dan pusat penjualan Wingko Babat di Jalan Cendrawasih.

Tahu Pong
 Jenis tahu khas Semarang ini, lain dari biasanya. Dinamakan Tahu Pong karena memang tahu ini tak berisi alias kopong, tahu yang bagian luarnya digoreng kering sedang bagian dalamnya berongga. Jika Anda ingin mencoba sensasi gurih garing dari tahu pong ini, silahkan mampir ke sekitar Jalan Gadjah Mada dan Jalan Depok. Tahu Pong juga biasa dinikmati dengan petis.

Wedang Tahu
 Selain makanan, Semarang juga memiliki minuman khas. Wedang tahu, minuman yang terbuat dari sari tahu dengan kuah beraroma jahe dan gula merah ini, sangat pas dinikmati saat dingin dimalam hari.  Saat ini, wedang tahu masih dapat ditemui di disekitar jalan Jagalan (belakang Kelurahan Jagalan)
 Ganjel Rel
Nama yang aneh untuk jajanan ya? Memang, bila dilihat namanya, akan terdengar kurang pas tapi, jangan ragukan rasanya. Makanan berbasis roti dengan warna coklat yang didapat dari gula jawa dan diberi lapisan wijen diatasnya memiliki citarasa yang manis legit. Begitu pas untuk menemani snack time di pagi hari. Makanan ini adalah jajanan khas Kota Semarang yang popular tempo doeloe. Untuk asal mula nama ganjel rel sendiri, dikarenakan bentuknya yang besar, Saat ini, Anda dapat mencoba roti ganjel rel ini, dari toko roti HO Jalan KH.Wahid Hasyim.

CIRI KHAS MOTIF BATIK SEMARANG

Batik semarang

                Seperti yang kita ketahui,  di Indonesia terdapat motif  baju yang khas yaitu motif batik. Motif batik ini juga berbeda di setiap daerahnya. Nah karena kita sedang membahas tentang Semarang, jadi disini kami akan memaparkan motif batik khas dari Semarang.

Ciri khas motif batik semarang

Produksi batik Semarang merupakan warisan budaya asli masyarakat Semarang sejak ratusan tahun silam.Ciri khas batik Semarang lebih menonjolkan warna terang.
Di samping bermotif kontemporer yang mengambil ikon-ikon kota Semarang, seperti Tugu Muda dan Lawang Sewu. Atau pun motif asli dari batik Semarang itu sendiri, yakni pohon asam. Sebagaimana mengilhami nama kotanya: asem arang (pohon asem yang letak pohonnya jarang-jarang-Red).

SEMARANG VACATION

SEMARANG VACATION

Makam Ki Ageng Pandanaran
Ki Ageng Pandanaran adalah Adipati Semarang yang pertama dan tanggal diangkatnya beliau sebagai adipati dijadikan hari jadi Kota Semarang. Dengan demikian beliau dianggap sebagai pelopor berdirinya kota Semarang. Ki Ageng Pandan Arang atau Pandanaran meninggal pada tahun 1496. Tempat ini banyak dikunjungi oleh peziarah terutama pada acara khol meninggalnya beliau. Makam Ki Ageng Pandanaran ini berada di Jl. Mugas Dalam II / 4 Semarang.
Simpang Lima
Salah satu tempat yang memberi ciri khas bagi kota Semarang adalah Simpang Lima. Tempat ini merupakan alun-alun yang berada di tengah-tengah persimpangan Jl. Pandanaran di sebelah barat, Jl. A. Yani di sebelah timur, Jl. Gajahmada dan Jl. Pahlawan di sebelah timur, sementara disebelah timur laut ada Jl.KH. Ahmad Dahlan. Berkembangnya fungsi Simpanglima menjadi alun-alun merupakan saran Presiden pertama Republik Indonesia yang menyarankan pengadaan alun-alun di Semarang sebagai ganti dari Kanjengan. Alun-alun yang dimiliki Semarang sejak masa pemerintahan Adipati Semarang yang pertama itu telah berubah fungsi menjadi pusat perbelanjaan. Berfungsi sebagai tempat upacara, Simpanglima juga menjadi tempat berlangsungnya pertunjukan, tempat rekreasi, bahkan sebagai pasar tiban pada waktu-waktu tertentu. Berbagai jenis makanan baik makanan berat maupun makanan ringan dijual dengan gaya lesehan mengambil tempat sekitar trotoar dan sekeliling alun-alun. Sementara itusouvenir, alat sekolah sampai alat rumah tangga, sandal sampai hiasan rambut, juga dijual di sini.
Sebuah tugu berbentuk lilin berdiri tegak di tengah persimpangan Jl. Sutomo, Jl. Pandanaran, Jl. Imam Bonjol dan Jl. Soegiyopranoto. Tugu ini dibangun sebagai monumen untuk mengenang heroisme pejuang Semarang melawan penjajah Jepang yang dikenal sebagai pertempuran selama lima hari di kota Semarang  dari tanggal 14-19 Oktober 1945. Peletakan batu pertama dilakukan Gubernur Jawa Tengah Budiyono dan diresmikan oleh Presiden RI pertama Soekarno pada tanggal 20 Mei 1953. Berbentuk lilin dengan makna semangat yang tak kunjung padam bagi para pejuang yang mempertahankan kemerdekaan. Pada kaki monumen terdapat relief yang menggambarkan kesengsaraan rakyat Indonesia di masa jaman penjajahan Jepang, seperti relief Hongeroedem, relief pertempuran, relief penyerangan, relief korban dan relief kenangan.
Dibangun pada tahun 1750 dan dipugar pada tahun 1894 HPA de Wilde Westmas, gereja ini merupakan peninggalan Belanda. Disebut gereja Blenduk karena bentuk kubahnya yang seperti irisan bola,maka orang mengatakan ‘mblenduk’. Menempati areal seluas 400 m², bangunan ini berbentuk segi delapan beraturan (hexagonal) dengan penampil berupa bilik-bilik empat persegi panjang dan sisi sebelahnya berbentuk salib Yunani. Betuk ineriornya seluruhnya bercirikan Belanda yang dihiasi sulur tumbuhan yang tertata dari bahan sedangkan pada balkonnya mempunyai bentuk keindahan interior yang unik. Sebagai salah satu bangunan kuno di lingkungan Kota Lama, bangunan ini bisa dikunjungi setiap hari.
Museum Ronggowarsito
Museum yang terletak di Jl. Abdul Rahman Saleh ini merupakan museum terlengkap di Semarang yang memiliki koleksi mengenai sejarah, alam, arkeologi, kebudayaan, era pembangunan dan wawasan nusantara. Dengan nama yang diambil dari salah satu pujangga Indonesia yang terkenal dengan hasil karyanya dalam bidang filsafat dan kebudayaan, museum ini menempati luas tanah 1,8 ha. Museum ini dibuka setiap hari pukul 08.00-14.00 WIB kecuali hari Senin.
Sebagai museum perjuangan ABRI, museum ini menyimpan berbagai koleksi tentang data, sejarah dan dokumentasi, dan senjata-senjata baik tradisional maupun modern serta peralatan yang digunakan dalam perang saat mempertahankan kemerdekaan.
Museum Jamu Nyonya Meneer
Terletak di Jl. Kaligawe, museum ini didirikan pada tanggal 18 Januari 1984. Sebagai pusat informasi, promosi dan sebagai media untuk melestarikan warisan budaya tradisional, tentang jamu yang berkhasiat dimana semua bahannya didapat dari tanah air kita sendiri. Museum Nyonya Meneer menempati ruang seluas 150 m² yang menyimpan berbagai koleksi benda budaya tentang jamu serta koleksi pribadi Nyonya Meneer yang berupa foto-foto dan sejarah cara pembuatan jamu dengan menggunakan alat-alat tradisional (lumpang dan alu, pepesan, cuwo, panel dan bothekan/tempat menyimpan resep asli ramuan jamu). Museum dibuka setiap hari Senin-Jumat pada jam 10.00 – 15.00 WIB. Di sini pengunjung tidak dipungut biaya, selain itu pengunjung dapat menyaksikan pemutaran slide tentang tata cara proses pembuatan jamu serta dapat mencoba serbat hangat Jamu Nyonya Meneer.
Museum Jamu Jago dan Muri
Meseum yang memiliki koleksi foto-foto, slide dan peralatan tradisional pembuatan jamu pada masa lalu ini berlokasi di Jl. Setiabudi no.179 Srondol Semarang. Museum ini didirikan oleh perusahaan Jamu Jago sebagai pusat informasi dan promosi hasil jamu. Sementara itu museum MURI mengoleksi catatan rekor maupun prestasi luar biasa yang dimiliki orang-orang Indonesia, tercatat 142 data mengenai orang-orang dengan keistimewaan seperti : terberat, pinggang teramping, rambut terpanjang, dan lain-lain. Disini pengunjung tidak dipungut biaya dan dibuka pada hari Senin – Jumat dari 08.00-16.00 WIB. Pengunjung akan dihibur dengan kesenian karawitan baik yang dilakukan oleh karyawan-karyawati ataupun orang-orang cebol.
 
Tempat yang semula merupakan Taman Hiburan Rakyat sebagai kebun binatang yang dimiliki kota Semarang, kini setelah kebun binatang dipindah ke daerah Tinjomoyo, menjadi Taman Budaya Raden Saleh. Dengan fasilitas berupa gedung berkapasitas 1000 orang, taman ini lebih dikenal sebagai tempat pertemuan dan resepsi pernikahan.
Taman Tabanas Gombel
Taman yang berada di tanjakan Gombel ini terkenal dengan taman Tabanas di pelataran depan. Sebagai daerah perbukitan, daerah ini lebih sejuk dari Semarang bawah dan dari sini kita bisa menikmati pemandangan kota bawah. Di sekitar ini banyak berdiri hotel dan restoran.
Istana Majapahit

 
Fasilitas bagi masyarakat yang barada di Jl. Majapahit 288-290 ini memiliki kolam renang, kolam pancing, kereta, mainan anak dan gedung kesenian. Di Gedung Kesenian inilah digelar wayang orang setiap malam dimulai dari pukul 20.00 WIB sampai selesai. Untuk Istana Majapahit sendiri bisa dikunjungi setiap hari dari jam 06.00-21.00 dengan tariff Rp.1.750,00 ; Rp. 2.000,00
Puri Maerokoco
Sebuah obyek wisata yang berada di komplek Tawangmas PRPP ini dimaksudkan sebagai Taman Mini Jawa Tengah yang merangkum semua rumah adat yang disebut dengan anjungan dari 35 kabupaten dan kota yang ada di Jawa Tengah. Di dalam rumah-rumah tersebut digelar hasil-hasil industri dan kerajinan yang diproduksi oleh masing-masing daerah. Selain menampilkan rumah-rumah adat, obyek wisata ini dilengkapi dengan fasilitas rekreasi air seperti sepeda air, perahu juga kereta bagi pengunjung.
Tanjung Emas
Semarang memiliki pelabuhan besar yang terkenal sejak jaman penjajahan Belanda yaitu Tanjung Mas, dan banyak kapal besar merapat. Sebagai tempat rekreasi pelabuhan yang terletak di jalan Yos Sudarso arteri Semarang ini memiliki fasilitas : perahu sewa, kolam pancing, danau buatan, arena grass track, jogging track.
Taman rekreasi yang berada di daerah Kecamatan Tugu ini merupakan taman reptil dengan dilengkapi fasilitas arena permainan anak-anak dan panggung hiburan dan rumah makan. Di sini secara teratur digelar pertunjukan di panggung hiburan berupa tari ular, atraksi-atraksi seperti gulat dengan melawan buaya atau mandi ketonggeng. Taman ini terbuka untuk umum setiap hari.
Gedung ini di bangun untuk menampung berbagai kegiatan yang dilakukan oleh organisasi-organisasi pemuda yang ada di kota Semarang sekaligus sebagai secretariat masing-masing organisasi. Gelanggang ini memiliki fasilitas
Goa Kreo adalah sebuah goa kecil yang dipercaya sebagai petilasan Sunan Kalijogo saat mencari kayu jati guna membangun Masjid Agung Demak. Ketika itu menurut legenda Sunan Kalijogo bertemu dengan sekawanan kera yang kemudian disuruh menjaga kayu jati tersebut. Kata “Kreo” berasal dari kata “Mangreho” yang berarti peliharalah atau jagalah. Kata inilah yang kemudian menjadikan goa ini disebut Goa Kreo dan sejak itu kawanan kera yang menghuni kawasan ini dianggap sebagai pennggu. Selain menikmati pemandangan alam yang indah dan udara yang sejuk serta bertemu dengan kera penunggu kawasan ini, pengunjung juga bisa menikmati aliran sungai yang dingin dan segar di bagian bawah daerah ini.
Obyek wisata agro yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Semarang ini berada sekitar 20 km dari pusat kota. Kawasan dengan luas areal 350 ha ini juga mengembangkan pertanian, perkebunan dan perikanan selain juga direncanakan akan dibangun kolam renang dan permainan anak. Dengan suasana asri pedesaan, pengunjung akan dapat menikmati kebun bunga dan buah seperti rambutan ataupun sayuran, seperti mentimun dan jagung manis.
Pantai Marina
Pantai Marina adalah tempat rekreasi berupa kolam renang dan pemandangan pantai karena terletak di pinggir pantai Semarang. Selain menawarkan fasilitas kolam renang pengunjung juga bisa menikmati fasilitas taman bermain, gazebo, lapangan volley pantai dan rekreasi air.
Ngaliyan Tirta Indah
Ngaliyan Tirta Indah adalah kolam renang yang berada di jalan Raya Ngaliyan Kecamatan Ngaliyan. Dibangun tahun 1991, kolam renang ini memiliki areal seluas 2 ha. Selain fasilitas kolam renang tempat ini juga dilengkapi dengan kebun pembibitan berbagai jenis tanaman dan bunga, gedung olahraga dan kafetaria
Klenteng ini dibangun oleh seorang utusan dari Tiongkok yang bernama Sam Poo Tay Djien dalam lawatannya ke Semarang, sebagai salah satu persinggahan dari rangkaian kunjungannya ke negara-negara Asia. Klenteng yang memberikan inspirasi bagi berkembangnya berbagai legenda mengenai kota Semarang khususnya kawasan Simongan ini memiliki bentuk bangunan yang sangat indah. Dengan perpaduan ornamen Cina yang sangat kental dipadu dengan bentuk atap yang mirip joglo, bangunan ini merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi.
Kampoeng Laut
Obyek Wisata ini terletak pantai berdekatan dengan komplek PRPP dan  Taman Miniatur Jawa Tengah Maerokoco. Kolam Pemancingan , dengan arena pancing terlengkap diatas area 2 hektar, 104 lapak, ditunjang dengan Rumah Makan yang dipadukan dengan suasana pedesaan.
Kebun Binatang Tinjomoyo
Taman Margasatwa dan Kebun raya, atau yang Secara resmi disebut Taman Margaraya Tinjomoyo, oleh masyarakat Semarang lebih dikenal dengan sebutan “Bon-bin” Tinjomoyo”, merupakan re-lokasi dari Kebun Binatang Tegal Wareng pada tahun 1985. Obyek Wisata ini berada di bagian selatan kota Semarang, menempati lahan seluas 57 hektar berupa hutan kota yang didalamnya terdapat berbagai jenis binatang serta tempat bermain anak-anak
Menurut fungsinya Polder Tawang merupakan suatu sistem untuk memproteksi air limpahan dari luar kawasan dam mengendalikan muka air di dalam Kota Lama. Komponen sistem polder ini terdiri dari : tanggul, pintu air, saluran, kolektor, pompa air dan kolam retensi.

lambang kota Semarang dan maknanya



Mungkin masih banyak warga Kota Semarang yang tidak mengetahui makna Logo/Lambang Kota Semarang. Ok kali ini Media Semarang akan membagikan Info Tentang Makna Lambang Kota Semarang.
Inilah gambar lambang Kota Semarang, 

Lambang Kota Semarang

Lambang Kota Semarang berbentuk Perisai dua bagian, Tugu Muda, Bintang sudut 5, Bambu Runcing dan Bukit Candi.

Isi lambang berjiwakan 3 prinsip :
1. Kekhususan/ ke Semarangan
2. Tradisi revolusioner Kota Semarang
3. Kepribadian Nasional 

·         Makna Lambang Tugu Muda Mencerminkan sikap patriotisme warga Kota Semarang saat melawan bala tentara Jepang dalam ”Pertempuran Lima Hari“
·         Bukit/ Candi.Melambangkan bahwa selain dataran rendah , Semarang juga memiliki dataran tinggi (kota atas)
·         Air dan Dinding Benteng Melambangkan pelabuhan Semarang.
·         Perisai.Melambangkan Pertahanan dan Kekuatan kepribadian rakyat kota Semarang.
·         Padi dan Kapas Melambangkan Semarang murah sandang dan pangan terutama di masa depan.
·         Ikan Melambangkan Semarang sejak dahulu terkenal dengan ikannya.

Demikian kurang lebih makna dan arti lambang Kota Semarang, semoga bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kita semua. 

kondisi kota semarang

KONDISI Kota Semarang
Kota Semarang terletak antara 6o 50 7o 10 Lintang Selatan dan 109o 35 110o 50 Bujur Timur, dan memiliki luas wilayah 373,67 Km2.

Perbatasan wilayah ini adalah di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Kendal, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Demak, sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Semarang, dan sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa, wilayah ini terbagi atas 16 Kecamatan dan 177 Kelurahan.

Sebagai penunjang kegiatan perekonomian, di provinsi ini tersedia 1 bandar udara, yaitu Bandara Achmad Yani, Untuk industri tersedia 8 kawasan industri, yaitu Kawasan Industri Terboyo Semarang, Kawasan Industri Tugu Wijayakusuma , LIK Bugangan Baru Semarang, Taman Industri BSB Bonded Zone, Tanjung Emas Export Processing Zone, Kawasan Industri Candi Semarang, Kawasan Industri Guna Mekar Industri Semarang, Taman Industri BIB Semarang yang didukung juga oleh fasilitas listrik dan telekomunikasi.

Komoditi unggulan Kota Semarang yaitu sektor pertanian, Perkebunan dan jasa. Sektor pertanian komoditi unggulannya adalah Jagung dan Ubi kayu, Sub sektor perkebunan komoditi yang diunggulkan berupa karet, Jambu mete, Kopi, Kelapa dan cengkeh. Pariwisatanya yaitu wisata alam, wisata adat dan budaya.

Suhu minimum rata-rata yang diukur di Stasiun Klimatologi Semarang berubah-ubah dari 21,1 C pada September ke 24,6 C pada bulan Mei, dan suhu maksimum rata-rata berubah-ubah dari 29,9 C ke 32,9 C. Kelembaban relatif bulanan rata-rata berubah-ubah dari minimum 61% pada bulan September ke maksimum 83% pada bulan Januari. Kecepatan angin bulanan rata-rata di Stasiun Klimatologi Semarang berubah-ubah dari 215 km/hari pada bulan Agustus sampai 286 km/hari pada bulan Januari. Lamanya sinar matahari, yang menunjukkan rasio sebenarnya sampai lamanya sinar matahari maksimum hari, bervariasi dari 46% pada bulan Desember sampai 98% pada bulan Agustus.